Tuesday, 22 February 2022

Poison

Ak berjalan pelan menuju lokasi pesta ulang tahunmu. Aku malu datang ke tempatmu. Saat dalam perjalan menuju tempat pestamu, ak bertemu lelaki tua. Dia memberiku minuman ajaib. Dia berkata "setelah selesai meninum ini, segeralah meminta apa yang kau inginkan". Dan Setelah memberiku minuman ini, dia berlalu. Sesaat setelah dia jauh dari pandanganku, aku langsung meminumnya. Tak disangka sangka Setelah aku meminumnya, aku berubah menjadi lelaki keren. Tiba saatnya aku memasuki ruangan pestamu, semua mata tertuju padaku. Semua perempuan, dan bahkan ada laki2 yang terpana melihat penampilanku.
Hingga kamu pun melihatku sebagai lelaki impianmu. Ak dengan percaya diri mendekatimu. Dan benar saja
Tanpa banyak kata, kaupun langsung menerima ajakanku untuk menari berdansa menikmati musik bersamaku. Hingga malam pun larut, engkau terus mengajakku bersama melewati malam itu.
Selama aku mengenalmu, baru kali ini aku melihatmu berbeda. Kita telah banyak minum malam ini "ujarku". Tpi "katamu" Malam ini adalah pestaku, ak bebas untuk melakukan apa saja. Apalagi aku bertemu denganmu, lelaki impianku yang sering ak bayangkan di setiap novel yang aku baca. Hufhh....seandainya km nyata bisa kumiliki "gumamnya". Aku yang sudah terlanjur keren, semakin bangga dengan penampilanku. Apakah kamu suka laki2 seperti ku? "tanyaku". Aku suka, tapi aku tidak yakin dengan perasaanku. Karena sebenarnya ada seseorang yang sudah aku yakini tentang perasaanku juga padanya. Tpi sayangnya dia belum tau.
Dia siapa???.
Dia tidak datang malam ini, "jawabnya". Ak ngga tau mengapa dia tidak datang, pdhal undangan pestaku sudah kuberikan sendiri padanya. Tpi gapapa... ak ngga marah, karena aku tau pribadinya. Dia bukan tipe laki2 yang suka keramaian. Mgkin dia akan datang jika undangannya hanya antara aku dan dia. 
Sejak kapan kamu suka dia??.
Setiap hari...Setiap kali dia menatapku di dalam kelas saat aku berbicara dengan teman2 yang lain. Dia punya tatapan yang berbeda dan aku suka itu. Dan yang membuatku meyakini perasaannku padanya adalah aku pernah lancang membuka tasnya saat jam istirahat. Ak menemukan buku kecil dalam tasnya, yang bertuliskan namaku dan perasaannya untukku. Hampir setiap pekan dia selalu merangkum perasaannya dan ditulis di buku itu.
(Ak terdiam)..... karena akulah yang dimaksud!
Heii....heii.knpa bengong? Emang km kenal dia??? Udahh... ngga usah dipikirin, ayoo minum lgi.
Apkah kamu tidak suka laki2 sepertiku, aku kan lelaki impianmu?
 (Haha).... "dia tertawa".
Kamu memang lelaki impianku, tapi perasaanku ini sudah aku berikan padanya. Kamu lebih baik berada dalam mimpiku saja. Karena bagiku, lelaki sepertimu adalah sempurna dan hanya ada dalam kisah2 yang ditulis di buku fiksi, tidak dikenyataan. Sebab, kenyataan pasti berbeda dengan imajinasi seseorang. Ak tidak mau dan tidak ingin kehilangan kesempurnaanmu dalam dunia nyataku.
Lantass... Bagaimana caranya km suka dengan seseorang yang bahkan belum pernah menyatakan perasaannya secara langsung padamu??
Sambil merem karena kebnyakan minum, dia menejwab "Aku ngga tau, selain tatapannya. mungkin karena perasaanya yang dirasahasiakan itulah yang membuatku suka padanya".
Ak msih pgin minum lgi, bisa ambilkan minuman untukku!!
Ngga!!! "kataku", km sudah habis bnyak.
Sekarang sudah jm 11.30 malam, teman2 sudah banyak yang pulang. Aku juga ngga mungkin disini terus.
Dia pun bangkit, berjalan sambil sempoyongan "ak ingin tidur di kamar" katanya.
Ak pun lgsung berdiri dan menuntunnya ke kamar. Menuju ke kamar dengan melewati teman2nya yang sudah terkapar kehilangan kesadaran di ruang pesta.
Sesampainya di kamar, ak menidurkannya di tempat tidur dan memberikannya selimut. Sambil memegang tanganku dia berkata "terima kasih malam ini, kembalilah ke rak buku dalam kepalaku".
Iyaa.... terima kasih juga karena telah mencintaiku "ucapku lirih".
Diapun tersenyum..... dan sesaat dia mengucapkan nama seseorang dan akhirnya tertidur.
Aku pun tersenyum dan beranjak meninggalkan tempat tidurnya, menutup pintu dengan perlahan.
Dalam perjalanan pulang, aku bertemu dengan lelaki tua yang memberiku minuman ajaib tadi. Dia bertanya "apa yang kau rasakan?". Kacau "jawabku". Apa yang kau inginkan sekarang?.
Aku ingin menjadi diriku sendiri.
Oke..silahkan pulang, tidurlah. Dan besuk pagi kamu akan mendapati dirimu kembali. Lelaki tua itupun pamit pergi, dan akupun berjalan pulang.
Benar saja, pagipun tiba dan aku telah menjadi diriku kembali.
.
Tiba hari senin, ak berangkat ke kampus dengan membayangkan bertemu denganmu. Ak berjanji pada diriku, aku akan mengungkapkan perasaanku padamu.
Di dalam kelas, ak mendapati kelas masih sepi dan ak tidak melihatmu. Mgkin kamu belum datang "pikirku". Kuputuskan untuk duduk di kursi koridor depan kelas.
15 menit berlalu, akhirnya kamu datang berjalan bersama teman2mu. Kita sudah saling bertatapan dari jauh, kadang juga membuang penglihatan kita. Dan tiba saat kamu berjalan di hadapanku (dengan gugup dan perasaan berkecamuk), ak langsung berdiri dan memegang tanganmu. Aku berkata, ikut aku sebentar!. Kaupun dengan sedikit ragu mengatakan "kemana?". Ke taman belakang kampus "kataku". Lalu kita berjalan, meninggalkan kelas dan teman2mu yang terheran.
Sesampainya di belakang kampus, aku mengajakmu duduk dan bersebelahan di tempat duduk taman. Aku memberanikan diri menatapmu dari dekat dan aku bilang "maaf jika aku membuatmu menunggu, tapi *I love U...Nida* ). Kamu pun menatapku diam. Tak lama kau pun mengikatkan tanganmu ke tanganku, bersandar di bahuku dan berkata "i love U too... Marino". Ak sudah menantikan ini sejak lama, dan hari ini akhirnya kamu mengatakannya, terima kasih yaa"katamu".
Maaf jika baru sekarang aku mempunyai keberanian untuk mengatakannya.
Iyaa... gapapa. Ak tau.
Hmm...jdi apakah mulai besuk ak bisa menjemputmu untuk berangkat kuliah bareng dan kemana mana bersama?
He emb..... 😊
.
#Fin #db
#unknown 

Tuesday, 8 February 2022

Island in The Sun

((Maaf aku ngga bisa terus seperti ini, kamu lebih mementingkan tulisan2mu daripada ak. Sekali lagi maaf, karena ada seseorang yg lebih bisa meluangkan waktunya untukku))
Hmmmf..... itu adalah kata2 terakhirmu 2 bulan lalu, sebelum kamu pergi meninggalkanku setelah 2 tahun kita bersama.
Dan sekarang.... Kau membuatku berada disini, Karimun Jawa. Sebenarnya sudah lama sekali ak ingin berada disini bersamamu, tpi sepertinya pantai ini berkata lain. Disini terlalu banyak destinasi yang sayang kalau dinikmati sendirian. Kecuali bagi orang yang lagi mengalami pertempuran hati sepertiku.

Dan 3 hari sudah ak berada disini mencoba menstabilkan emosi supaya tulisanku bisa rapi kembali (lebih dari itu). Sejak sunset tenggelam tdi dan tidak terasa sudah 2 jam ak duduk sendirian disini , hnya melihat suara ombak dan bintang2 diatas lautMu.

"Permisi Mass.... boleh ak duduk dsini?". (Seketika pulpen yg kupegang terjatuh, karena tepukan perempuan itu ke pundakku). Iyaa silahkan "jawabku agak gugup". *Ini pengalaman pertamaku, dihampiri perempuan yg tidak dikenal*.
Seketika dia duduk disebelahku, dan ngga disangka dia berkata "boleh minta rokoknya, rokokku habis. Mau jln ke coffeshop males, terlanjur PW dsini". Dan dengan gugup ak mmberikan rokok dn korek apiku padanya. Diapun lgsung mengambil dan menyalakan sembari berkata "Terima kasih".
.
(kmudian dia mulai mengajak berbicara)
I : kamu sendirian ya dsini? Kenapa? Ad msalah apa?? Ngga mgkin d tempat sperti ini liburan tanpa ada temannya, pasti pny msalah ya kan??
J : Sebenernya sihhh.......(dipotong)
I : Punya masalah dengan keluarga, putus dengan pacar, atau baru dipecat dari pekerjaan?
"Kalau aku sihh... baru putus dgn pacarku" Hmm...aku daritadi melihatmu sendirian, makanya aku berani menghampiri. Kebetulan rokokku habis dan kulihat rokokmu sama dengan punyaku.
J : *ambill nafass* km orangnya suka ngomong yaa????
I : ahhahaaaa... Banyak yg bilang gitu sihh, mulut ini kdang ngga bisa diem,
.Mungkin karena ak suka ngobrol kali yaaa.Suka Basa basi dgn orang baru juga.
J : hmm.... pantesss *cerewet, pacarmu jd ogah...lirih
I : apaaa.... pantesss apa??
J : hmmh.... ngga...gapapa.
I : ohh.... jdi.... ngapain km sendirian di tempat ini?
J : hmmh.... yaa... sama kyak km sihh. Ak jga baru di putusin pacarku.
I : kenapa? Kalo ak sihh diputusin karenaa katanya ak cerewet dn bnyak omong gak jelass.
J : *wajarrr sihh, dalam hati). Yaaa... kalo ak diputusin karena katanya aku jarang punya banyak waktu sama dia.
I : mungkin kita sama2 bukan jodoh bagi mereka. Hahaa.... . Kamu Makanya kalo punya cewek, jangan dianggurin. Emang enak diputusin!
J : lahhh.... kokk jadi ngatain, km jg baru diputisin. Sadarrr.... *dasar cerewet*
I : hahaaa... iyaa sihhh. Tapi ngga tau, setelah putus akunya malahh seneng.
J : lahhh... kokk malah seneng. Anehh....
I : yaa...secara waktu kita pacaran dulu, dia sering melarangku ngga jelas, setiap jalan tu Aku dsuruh ikut aja, ngga boleh bnyak omong. Kan ak jdi BT, kayakk jdi boneka hidup tauu nggak?
J : masakk cuma karena itu kamu diputusin?
I : katanya sihh gitu! sebenernya aku menyayangkan hubungan kita yang sudah 4 tahun bersama. Dan selama itu juga aku bertahan dengan keadaan. Tepatnya sebulan lalu kita bertengkar hebat, dan Ngga tau kenapa ketika dia bilng putus.. aku iyain ajaa. Kupikir aku bkal sedihh. Trnyata nggak.
J : hmmm... selamat dehh kaloo gitu. Hahaa...
I : hahaa... makasih loo yaa. Orang putus mallah dikasih selamat. Ehh...maaf yaa... ak ngantuk, ak mau masuk resort dulu. Besukk dilnjut critamu yaa!!!
J : hmmmmhhh..... okeee dehh *dalam hati baru kenal jg.
I : aku tunggu dsini jam 7 pagi. Dont be late!
J : iyaa... mau tak anterin ke resort?
I : ngga usahh.... ak minta rokoknya lgi aja. Buat tmen jalan.
J : hahh.... yaudahh... bawa aja nihh, aku masihh ada satu bungkus d kamar.
I : yakin nihh....
J : yakinn....
I : oke dehh. Makasih yaa... akuduluan.
(( Kemudian Ileana berdiri dan berjalan ke kamarnya.))
J : ngomong sndiri.... sambil melihat dia prgi. Dia bukn hantu kan yaa.... kakinya nyentuh tanahh kokk. Hmmhhhh... okay..bsuk jm 7 pgi.
((Jansen pun berdir dan berkemas, meninggalkan tempat itu))
<<Sesampainya di kamar dan siap2 tidur.
Lahh... cewek tdi namanya siapa yaa, kan belum kenalan. Gk tukeran no.Hp jga. Hahaha... cewek crewet. *dan_tidur>>
<<alarm jam set.5>>
Jasen pun bangun, dan menyalakan rokok sambil melihat jendela yang menghadap ke pantai. Menyaksikan semburat sinar matahari yang mulai menyingkirkan kegelapan langit diatas laut. 
Dan tetiba teringat si cerewet yang ngajak bertemu jam 7. "Dia berbicara sndiri" Mana ada cewek ngga dikenal tiba-tiba ngajak ketemuan orang ngga dikenal di tempat kayak gini. Sudah jam set 6, tiba2 saja Jansen memikirkan cewek cerewet itu.Bagaimna jika dia memang datang kesana menungguku. Hmmm dengan sedikit panik... Diapun bergegas mandi dan prepare ke tempat tadi malam. Jam sudah menunjukkan pukul 06.00, diapun berangkat ke tempat itu. Saat berjalan hampir sampai ke tempat tujuan, dari jauh sudah terlihat cewek kemarin sudah duduk sendiri disana sambil asyik dengan rokoknya sendirian. Setelah dekat, Jansen pun menyapa....
.

J : heii....km sudh dsini!!
I : heii... (lihat jam d Hp) belum jam 7 kokk udah kesini, kn ak bilang jam 7.
J : hahaa..... di kmar sudah ngga ngapa2in, jadi aku kesini saja. Ternyta kamu sudah duluan. Kamu sendiri, belum juga jm 7 udah dsini.
I : ak sudah duduk dsini sejak jam set 5 tadi, melihat hilangnya bintang2. Digantikan ibunya bintang.
J : ahhaaa.... bisa aja. Tpi Bner jga. Truss bapaknya siapa??
I : kamu mau jadi bapaknya??
J : hahahaaa.... bisa...bisa.
I : sono.... kawin sama matahari. Hahaa
J : hihihi.... panasss everytime.
I : iyaaa.... ehh.. gimana critamu kemarin, kokk bisa kamu putus dengan pacarmu??
J : (mulai menyalakan rokok) hmm... jdi gini, ak kn krja freelance di sbuah pnerbit buku. Yaa...ak nulis cerpen2 gitu lah. Yy karena itu juga aku jadi jarang ketemu, chat pun kadang lama balesku, jadi dia merasa aku udah ngga perhatian lagi dengannya.
I : kokk semudah itu yaa dia ninggalin kamu. Hmm....
J : yaa...ngga tau jga. Namanya jga Cinta, kaloo perasaannya diambil yg Maha Cinta, mau gmna lgi.
I : gitu yaa.... mungkin perasaan cowokku dulu juga diambilNya kali yaa. Makanya dia mutusin ak. Tpi aku seneng sihh putus dengannya, berarati perasaanku jga diambil olehNya. Hahahaa....
J : yy bisaa jadi tuh... hahaa.
I : kaloo perasaanmu ke dia bagaimna?
J : sbenernya yy masih kacau.... tpi yaudah...kunikmati ajaa. Mgkin Tuhan pnya rencana lain.
I : hmmm.... oke dehhh.... selamat menikmati patah hatimu. Hahaa....
J : anjirr... orng patah hati malah dikasih selamat. Tpi kalau aku ngga dibuat patah hati, mgkin ak ngga akan dsini bertemu kamu. Brati ini rencana Tuhan jga.. hhhaa
I : *uhuk_uhuk...batuk (kaget waktu ngerokok) iyaa iyaa... bner. Hahahahaa....bisa aja.
J : knpa? Minum dulu aj. Hahaa....
I : udah jm 10, ak laper. Pantainya jga sudah mulai ramai. Pindah tempat cari sarapan dulu gmna?
J : oke... ayokk.

<<merekapun pindah ke coffeshop, makan dan melanjutkan obrolan mereka. Dan ngga terasa sampai jam 3 sore mereka memenuhi asbak dan ngobrol ngga jelass. Jasen pun mengajak Ileana ke pantai kmbali. >>
J : pindah pantai lgi yukk, tdi pgi kn udah lihat sunrise sekrang waktunya sunset nihh.
I : wahhh... ide bgus tuhh. Ayukkk
J : ngga enak juga disini lama2.
<<Sesampainya di pantai. Mereka kembali duduk bersebelahan di tempat pagi tadi. Dan ternyata pantainya masih ramai>>
J : ehhh.... lihat itu. (mnunjuk ke arah tempat duduk lain, ada bapak2 dn ibu2 yg usia sekitar 50 thunan). Menurutmu kenapa mereka dsini, kan mereka ngga patah hati kayak kita?
I : lahhh.... mnurutmu tempat ini untuk orang yg patah hati ajaa.... ngawurr. Hahaahaaa
H : hahaa... yy kan ak jg cuma tanya pendapatmu.
((**Mereka sedang honeymoon**, tanpa sadar mereka ngomong bareng, dn tertawa bersamaan...haha))
I : hahaa.... kokk bareng. Menurutku sihh honeymoon karena daritadi aku lihat mereka cuma berdua, ngga bersama anak atau saudara2nya.
J : hha... bener sihh... ak mikirnya juga gitu, mereka cuma berdua dari tdi.
I : hmm...atau bisa jdi mereka punya kenangan tersendiri dengan tempat ini.
J : mereka sedang bernostalgia. Hihihi...
I : ehh... lihat yang itu, cewek cowok tuu. Di tempat umum, mesra banget. Kayak besukk ngga bisa putus ajaa.
J : hmm... emang kita berdua yang baru diputusin pacarnya. Hahahaa....
yaa mgkin aj mereka udah mnikah, mkanya berani mesra d tempat umum.
I : iyaa jga sihh...
((Obrolan mereka berlanjut teruss hingga matahari bener2 akan tenggelam)) tiba tiba....
I : yukk... *sambil menarik tangan* mendekat ke laut.
J : mau ngapain???
I : ikut aja!!!
<<mereka berdua berdiri di dekat pantai diatas air laut yang tipis>> dan....
I : A A A A A A ( TREAK TREAK) HEYY FUCK YOUUUU
J : *spontan ikut treak (HEIII MADAFAKA, YOU ARE THE FUCKING BITCH.
I : lgsung melirik dan mmbalas dengan teriakan. ( YOU ARE THE FUCKING IDIOT).

<mereka tertawa bersama seperti orgil, dan sesaat kmudian mereka duduk di atas pasir berdua saling menghabiskan sisa rokok bersama>> hingga jam mnunjukkan pukul 8 malam.
I : hmhh....ak mulai laper dan ngantuk, cari mkan lgi yukk!
J : kemana? Jangan k coffeshop lgi. Kita udah seharian disana, asbaknya ajaa sampe penuh. Hahaa...
I : kemana donk?, aku gak pnya mkanan di kamar.
J : ke kamarku ajaa gimana? Ak msih punya mie instan. Hahhaa...
I : wahh... okee dehh.
<<mereka berdua berdiri dan beranjak menuju resort. Sesampainya di kamar...>>
I : *lgsung rebahan diri di atas tmpat tidur*
J : laahh...jd mkan ngga??
I : buatin yaa.... ak tunggu dsini.
J : anjjirrr... dahh kyak ratu ajaa. Hmm... Ok dehh...tunggu.
<<15 menit kmudian, saat mmbawa mkanannya ke kmar, Ileana sudah tidur. Jasen tak berani mmbangunkan. Akhirnya dia makan sendirian di dekat jendela kamar. Memandangi bintang dan pantai yg terlihat gelap, serta mendengarkan desiran ombak. Sesekali memandangi seseorang yg sedang tidur di kamarnya. Ada perasaan aneh yang dia rasakan, diapun mengambil catatannya dan mulai menuliskan apa yang dia alami. Hingga Jasen pun ketiduran di atas kursi tersebut. >>
.
Pukul 03.06 dinihari, Ileana terbangun. Seketika dia bangkit, karena dia merasakan tidak tidur di kamarnya sendiri. Dia melihat Jasen tertidur di kursi dekat jendela. Ileana pun menghampirinya, dan melihat 1 mangkok mie instan yg masih utuh dan sudah mendingin. Karena lapar dan merasa telah merepotkan Jasen, diapun memakannya hingga habis. Setelah selesai, dia mengambil minuman dan rokok di depan tempat duduk dan tidur Jasen. Ileana tertarik melihat catatan yang ada dalam dekapan Jasen. Dengan hati2 dia pun mengambil tanpa membangunkanya. Ileana membaca semua catatan Jasen. Dia baru menyadari, dari awal pertemuan mereka belum pernah saling menanyakan nama masing2. Sekarang dia tau ternyata namanya Jasen. Dia membaca semua catatan Jasen selama di Karimun Jawa. Dan dia terkejut, di tulisan terakhir. Dia menceritakan tentang pertemuan dengan perempuan yang cerewet. Ileana pun tersenyum, karena Jasen selama ini memanggilnya Cerewet. Setelah selesai, Ileana pun menulis sesuatu untuk Jasen di halaman selanjutnya. Dia menuliskan kesan pertemuannya dengan Jasen yg begitu menyenangkan. Dan di akhir, diapun menuliskan namanya, no.Hp, hingga alamat rumahnya. Ileana berharap Jasen mau mnemuinya kembali suatu hari nanti. Ileana juga berpamitan lewat tulisan kepada Jasen, kalau hari ini dia harus pulang ke Bandung. Karena lusa harus kembali untuk bekerja. Setelah selesai dengan catatanya, Ileana mengembalikan catatan Jasen di meja. Dan sebelum meninggalkan kamar Jasen, dia melihat wajah Jasen. Ileana memberikan kecupan di pipi Jasen, kmudian pergi meninggalkan kamar dengan sedikit tergesa.
.

Sinar matahari yang mulai hangat dan silau menembus kamar, hingga Jasen pun terbangun. Pukul 08.18 pagi, Jasen pun terbangun dan langsung melihat tempat tidur, dia terkejut karena perempuan cerewet itu sudah tidak ada. Jasen yang sdikit panik, hingga mencari ke kamar mandi *tidak ada*. Kemudian dia mencoba ke pantai tempat bertemu mereka. Disanapun Jasen tak menemukannya. Hingga akhirnya Jasen kembali ke kamarnya dengan perasaan kehilangan. Disaat itu, Jasen mengambil minuman serta rokok dan menyalakannya. Kemudian Jasen teringat tadi malam sempat menulis di catatanya. Setelah dibuka, Jasen terkejut karena di catatan selanjutnya ada tulisan Ileana. Jasen pun akhirnya tau kalau namanya Ileana. Dia membaca pesan dan kesan Ileana bertemu dengannya. Ileana jga memberi pesan kepada Jasen, kalau dia ingin bertemu dengannya lagi. Tanpa memikirkan sewa resortnya masih bersisa 3 hari lagi dan berbekal kontak dan alamat yang Ileana tuliskan. Jasen pun segera berkemas dan berniat berangkat menemui Ileana di Bandung saat itu juga.
.
NP : Weezer_Island in the Sun
.
Ini hanya imajinasi belaka, jika ada kesamaan nama orang dan tempat.
Aku yakin pasti kamu memaafkanku.
((Semua gambar dari Google))
.
Neverland, 09-02-2022
#fin
#db 

Thursday, 3 February 2022

love without physical encounter! (sejak saat itu)

Basa basi ini ngga bisa mendiskripsikan km 
seutuhnya kokk, tpi setidaknya bisa menghiburku selama di ruang tunggu. Dan mgkin jga bisa menjadi kenangan saat perjumpaan sudah tidak ada lagi.
.
Maafkan ak cinta, tidak bisa membawanya membersamaimu.
.
Tuhan tidak ingin kita bersama, Tuhan hanya ingin kita bercinta
.
Untukku saat ini, cinta bukan untuk memiliki, tapi cinta untuk mengikhlaskan.
.
Boleh mencintai, tpi jangan paksakan juga dia untuk mencintaimu
Boleh Rindu, tpi jngan paksakan dia juga harus rindu padamu
.
Kau adalah sang ratu dalam tulisan sang raja, walapun tak ada rakyat yg mengetahuinya.
.
Mungkin kau adalah seseorang dalam dunia.
tapi bagi seseorang kau adalah dunianya.
.
Km percaya ngga? Ak skrang lgi mamandangi fotomu, dan ak zoom.
.
Mgkin..... Orang yg km impikan saat tidur adalah orang yg km pikirkan sebelum km terlelap.
.
Yang Maha Cinta, jika tiba saatnya harus berakhir.
Angkatlah perasaan ini, tpi jgan menimbulkan rasa sakit di dalamnya
.
Peliknya rindu yang membawamu sejenak hadir di imajinasiku, semoga begitu, selalu.
Meski netra tak selalu menemukanmu nyata, setidaknya senyummu ada.
Teruntuk kamu,
Temui aku di ruang rindu. #Apple
.
Dari yang tidak ada
Menjadi ada
Dan menjadi ketiadaan
.
Yang tersisa hanya rasa Kangen
.
Ketika kamu sudah selangkah melewati garis start, seketika kamu sudah tau kalau garis finishnya adalah #kangen.
.
Km itu perempuan energik dari negeri antah-berantah , dn ak adalah lelaki yg duduk di pojok ruangan sedang memperhatikanmu. Ketika km balik melihatku, ak mengalihkan pandanganku. 🙂
.
Belum usai....
.