Dua jiwa yg berjalan di garis hidupnya sendiri
Saling menyelami kaidah cinta yang diterima dari Illahi
Dua jiwa yg menyerah atas perasaan yang Engkau timpakan
Menikmati cinta yang harus diikhlaskan
Menikmati kerinduan yang Engkau selipkan
Saling tak bisa menjelaskan apa yg terjadi
Berkabar-pun hanya menjadi ilusi yang dinanti
Berjumpa-pun kian tak pasti
Dua jiwa yang sering menghela nafas
Karena takdir kehidupan telah menjadi pembatas
Sangat tak pantas jika ada yang disalahkan
Sangat berdosa jika menyalahkanMu
Termasuk menyalahkan terlambatnya waktu
Karena begitu luasnya Qodar cintaMu
Tetesan cinta yang Engkau anugerahkan ke dua jiwa ini pun mungkin tidak lebih dari satu tetesan air hujan.
Tapi Engkau Maha Mengetahui
Kalau akibat tetesan cintamu ini
Akan membuka kunci kalam kalam semestaMu
Akan membuat banjir kasmaran untuk makhlukMu
Menciptakan syair syair asmara
Syair syair yang sebelumnya tak pernah ada
Entah sampai kapan anugerahMu ini akan dirasa
Dua jiwa tak akan mampu menjawabnya
Takdirmu berkata lain
Tapi anugerah cintaMu berkata demikian
Bolehkah dua jiwa ini memiliki cintanya saja?
Dan buang bagian menyakitkannya
Ke dalam Lukisan Kependiaman
#db #duajiwa
No comments:
Post a Comment